PENDAHULUAN
Seiring dengan perkembangan zaman, kemajuan teknologi dan perkembangan pemikiran manusia, maka semakin banyaklah penjelasan mengenai atom dan telah dikemukakan pula oleh para ilmuwan, diantaranya adalah :
1. Teori atom Dalton, oleh John Dalton
2. Teori atom Thomson, oleh J.J Thomson
3. Teori atom Rutherford, oleh Ernest Rutherford
4. Teori atom Bohr, oleh Niels Bohr
Dari keempat ilmuwan tersebut teori atom semakin berkembang dan semakin kompleks dengan didukung oleh bukti-bukti dari hasil percobaan mereka.
Tahukah para sahabat semua? di dunia ilmu kimia ini, patutlah dikenang satu nama sebagai pencetus teori atom modern yang asli. Dia adalah seorang guru dan ahli kimia berkebangsaan Inggris bernama John Dalton (1776-1844). Sumbangan Dalton merupakan keunikan dari teorinya yang meliputi dua hal:
1. Dia adalah orang pertama yang melibatkan kejadian kimiawi seperti halnya kejadian fisis dalam merumuskan gagasannya tentang atom.
2. Dia mendasarkan asumsinya pada data kuantitatif, tidak menggunakan pengamatan kualitatif atau untung-untungan.
John Dalton (6 September 1766 - 27 Juli 1844) adalah seorang fisikawan dari Inggris, lahir di Eaglesfield, dekat Cockermouth di Cumberland. Ia terkenal dengan teori atom. Dalam bukunya yang berjudul New System of Chemical Philosophy ia berhasil merumuskan teori atom sekitar tahun 1803.
John Dalton adalah seorang guru Inggris, yang mengembangkan teori modern pertama mengenai atom. Dalton Menjelaskan bahwa suatu benda terdiri daripada atom-atom yang tidak dapat diuraikan lagi. Dalam teori pertamanya, Ia menyatakan bahwa materi terdiri atas atom yang tidak dapat dibagi lagi. Tiap-tiap unsur terdiri atas atom-atom dengan sifat dan massa identik, dan senyawa terbentuk jika atom dari berbagai unsur bergabung dalam komposisi yang tetap.
Berikut 5 Teori Atom Dalton:
1. Unsur-unsur terdiri dari partikel-partikel yang luar biasa kecil yang tidak dapat dibagi kembali(disebut atom).Dalam reaksi kimia,mereka tidak dapat diciptakan,dihancurkan atau diubah menjadi jenis unsur yang lain.
2. Semua atom dalam unsur yang sejenis adalah sama dan oleh karena itu memiliki sifat-sifat yang serupa;seperti massa dan ukuran.
3. Atom dari unsur-unsur yang berbeda jenis memiliki sifat-sifat yang berbeda pula.
4. Senyawa dapat dibentuk ketika lebih dari 1 jenis unsur yang digabungkan.
5. Atom-atom dari 2 unsur atau lebih dapat direaksikan dalam perbandingan-perbandingan yang berbeda untuk menghasilkan lebih dari 1 jenis senyawa
Walau di kemudian hari terbukti ada 2 di antara 5 teorinya yang perlu ditinjau kembali, ia tetap dianggap sebagai bapak pencetus teori atom modern, terlebih lagi karena teorinya tersebut mampu menerangkan Hukum kekekalan massa Lavoisier dan Hukum perbandingan tetap Proust.
PEMBAHASAN
Model Atom Menurut John Dalton
Pada tahun 1803, John Dalton mengemukakan mengemukakan pendapatnaya tentang atom. Teori atom Dalton didasarkan pada dua hukum, yaitu hukum kekekalan massa (hukum Lavoisier) dan hukum susunan tetap (hukum prouts). Lavosier mennyatakan bahwa "Massa total zat-zat sebelum reaksi akan selalu sama dengan massa total zat-zat hasil reaksi". Sedangkan Prouts menyatakan bahwa "Perbandingan massa unsur-unsur dalam suatu senyawa selalu tetap". Dari kedua hukum tersebut Dalton mengemukakan pendapatnya tentang atom sebagai berikut:
1. Atom merupakan bagian terkecil dari materi yang sudah tidak dapat dibagi lagi
2. Atom digambarkan sebagai bola pejal yang sangat kecil, suatu unsur memiliki atom-atom yang identik dan berbeda untuk unsur yang berbeda
3. Atom-atom bergabung membentuk senyawa dengan perbandingan bilangan bulat dan sederhana. Misalnya air terdiri atom-atom hidrogen dan atom-atom oksigen
4. Reaksi kimia merupakan pemisahan atau penggabungan atau penyusunan kembali dari atom-atom, sehingga atom tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan.
Hipotesa Dalton digambarkan dengan model atom sebagai bola pejal seperti pada tolak peluru. Seperti gambar berikut ini:
(Gambar 1 :Model atom Dalton)
Model Atom Dalton Seperti Bola Pejal
PERCOBAAN LAVOSIER
PERCOBAAN LAVOSIER
Mula-mula tinggi cairan merkuri dalam wadah yang berisi udara adalah A, tetapi setelah beberapa hari merkuri naik ke B dan ketinggian ini tetap. Beda tinggi A dan B menyatakan volume udara yang digunakan oleh merkuri dalam pembentukan bubuk merah (merkuri oksida). Untuk menguji fakta ini, Lavoisier mengumpulkan merkuri oksida, kemudian dipanaskan lagi. Bubuk merah ini akan terurai menjadi cairan merkuri dan sejumlah volume gas (oksigen) yang jumlahnya sama dengan udara yang dibutuhkan dalam percobaan pertama
Percobaan Joseph Pruost
Pada tahun 1799 Proust menemukan bahwa senyawa tembaga karbonat baik yang dihasilkan
melalui sintesis di laboratorium maupun yang diperoleh di alam memiliki susunan yang tetap.
Percobaan
ke- Sebelum pemanasan (g Mg) Setelah pemanasan (g MgO) Perbandingan Mg/MgO
1 0,62 1,02 0,62/1,02 = 0,61
2 0,48 0,79 0,48/0,79 = 0,60
3 0,36 0,60 0,36/0,60 = 0,60
KELEBIHAN & KEKURANGAN
Kelebihan Dari Teori Atom Dalton
Beberapa teori atom yang dinyatakan John Dalton memiliki beberapa kelebihan, diantaranya yaitu :
• Bahwa seperti kenyataannya, dua buah atom atau lebih yang berasal dari unsur-unsur yang sama maupun yang tidak sama dapat membentuk suatu molekul.
• Contoh : * Untuk unsur-unsur yang sama
O2, H2, N2, O3, dll.
• Untuk unsur-unsur yang berbeda
H2O, H2SO4, HCl, dll.
• Teori atom yang menyatakan bahwa atom-atom yang bersenyawa membentuk molekul dan mempunyai perbandingan tertentu, sehingga melahirkan hukum kekekalan massa Lavoiser (jumlah massa sebelum dan sesudah reaksi adalah tetap).
• Memotivasi para ilmuwan yang lain untuk mengkaji lebih dalam tentang atom, sehingga muncullah teori-teori atom yang lebih lengkap, seperti : teori atom Thomson, teori atom Rutherford, dan teori atom Niels Bohr.
• Dll.
Kekurangan Dari Teori Atom Dalton
Dari teori-teori atom yang dinyatakan John Dalton selain memiliki kebaikan/kelebihan juga memiliki kekurangan/kelemahan, diantaranya yaitu :
• Menurut John Dalton atom merupakan bagian terkecil suatu materi yang tidak dapat dibagi lagi, sedangkan pada kenyataannya atom masih dapat dibagi lagi menjadi sub-sub atom yang terdiri (proton, neutron, dan elektron) kenyataan ini dapat dibuktikan oleh Thomson melalui percobaannya.
• Dalam teori John Dalton belum dapat menjelaskan gagasan tentang inti atom sesuai/seperti yang dinyatakan Rutherford, dari hasil percobaannya dengan menggunakan sumber partikel Alfa.
• Teori atom John Dalton belum bisa menjelaskan tentang adanya tingkat-tingkat energi (kulit-kulit) dalam atom, lintasan-lintasan stasioner dalam atom, dan pancaran atau penyerapan energi dari masing-masing lintasan dalam atom.
• Teori atom Dalton tidak dapat menerangkan suatu larutan dapat menghantarkan arus listrik. Bagaimana mungkin bola pejal dapat menghantarkan arus listrik? padahal listrik adalah elektron yang bergerak. Berarti ada partikel lain yang dapat menghantarkan arus listrik.
• Tidak dapat menjelaskan cara atom-atom saling berikatan.
• Model atom Dalton tidak dapat menjelaskan perbedaan antara atom unsur yang satu dengan unsur yang lain.
• Dalam perkembangan zaman dan seiring kemajuan teknologi mungkin akan lebih banyak pembuktian bahwa teori atom yang dinyatakan John Dalton masih sangat sederhana dan masih banyak pula kelemahannya. Contoh dari pendapat Dalton yang salah :
“Atom-atom pada suatu unsur tertentu adalah identik, artinya memiliki massa, ukuran dan sifat-sifat yang sama”, tapi para ilmuwan lain dapat menunjukkan bahwa atom-atom dari unsur yang sama dapat memiliki massa dan ukuran yang berbeda.
PENUTUP
Kesimpulan :
1. Teori Atom Menurut John Dalton
a. Atom merupakan bagian terkecil suatu zat yang tidak dapat dibagi lagi.
b. Atom suatu unsur tidak dapat berubah menjadi atom unsur lain.
c. Dua buah atom atau lebih yang berasal dari unsur-unsur yang berbeda dapat membentuk suatu molekul.
d. Atom-atom yang bersenyawa membentuk suatu molekul mempunyai perbandingan tertentu dan memenuhi hukum kekekalan massa Lavoiser (jumlah massa sebelum dan sesudah reaksi adalah tetap).
e. Dalam reaksi kimia, atom-atom bergabung dengan perbandingan tertentu yang sederhana.
2. Model Atom Menurut John Dalton
Model atom Dalton adalah gagasan tentang partikel materi, bahwa materi terdiri atas butiran-butiran yang sangat kecil, yaitu atom yang sudah tidak dapat dibagi-bagi lagi (diskontinu).
3. Kelebihan Teori Atom Dalton
• Kebenaran akan molekul yang tersusun dari gabungan dua atom atau lebih, baik dari unsur-unsur yang sama atau yang berbeda.
• Kebenaran akan hukum kekekalan massa Lavoiser bahwa jumlah massa sebelum dan sesudah reaksi adalah sama.
• Memotivasi para ilmuwan yang lain untuk mengkaji lebih terperinci tentang atom.
4. Teori yang belum terjawab oleh Dalton
• Atom bukanlah penyusun partikel terkecil yang tidak dapat dibagi lagi, tetapi ilmuwan lain menemukan bahwa atom terdiri dari sub-sub atom (proton, neutron, elektron).
• Tidak dapat menjelaskan tentang inti atom.
• Teorinya masih sangat sederhana, belum bisa menjelaskan tentang tingkat-tingkat energi dalam atom, lintasan stasioner dalam atom dan pancaran/penyerapan energi dari masing-masing atom.
• Adanya kesalahan bahwa atom unsur tertentu adalah identik, padahal ada atom dari unsur yang sama memiliki massa dan ukuran yang berbeda.
• Tidak dapat menjelaskan sifat listrik materi (hubungan antara larutan senyawa dan daya hantar arus listrik).
• Tidak dapat menjelaskan cara atom-atom saling berikatan
• Model atom Dalton tidak dapat menjelaskan perbedaan antara atom unsur yang satu dengan unsur yang lain.
Kelemahan –kelemahan tersebut dapat dijelaskan setelah ditemukan beberapa partikel penyusun atom, seperti elektron ditemukan oleh Joseph John Thomson tahun 1900, penemuan partikel proton oleh Goldstein tahun 1886.
DAFTAR PUSTAKA
http://www.chemheritage.org/EducationalServices/chemach/ppt/jd.html
http://www.chemie.uni-bremen.de/stohrer/biograph/dalton.html
http://www.slcc.edu/schools/hum_sci/physics/whatis/biography/dalton.html
http://www.biografitokohdunia.com/2011/03/biografi-john-dalton.html
http://id.shvoong.com/exact-sciences/physics/2041501-perkembangan-teori-atom/#ixzz1VXgOa7VZ
http://media.isnet.org/iptek/100/Dalton.html
http://kimia.upi.edu/staf/nurul/Web%202011/0905773/Dalton.html

No comments:
Post a Comment